Pernah Jadi Kuli dan Tukang Parkir, Pria Ini Akhirnya Sukses Jadi Bos...

Pernah Jadi Kuli dan Tukang Parkir, Pria Ini Akhirnya Sukses Jadi Bos KFC …

48

Pernah Jadi Kuli dan Tukang Parkir, Pria Ini Akhirnya Sukses Jadi Bos KFC

Jika kamu makan di restoran KFC kamu pasti pernah melihat foto seorang pria yang sudah beruban ini.

Ya, dialah Kolonel Harland Sanders, tokoh dibalik mendunianya ayam KFC.

Tapi tahukah kamu bagaimana perjuangan dan proses Sanders hingga bisa berhasil dan menjadi bos KFC?

Sanders ternyata harus gagal dan jatuh berulang kali sebelum dirinya akhirnya bisa sukses dengan resep ayamnya.

Kisah hidupnya pun bisa menginspirasi banyak orang.

Harland Sanders lahir pada tanggal 9 September 1890.

Ayahnya meninggal saat dia masih berusia enam tahun.

Kondisi yang ada mengharuskan Harland Sanders menjaga kedua adik kandungnya dan belajar memasak lebih awal.

Belum menginjak tujuh tahun, Harland Sanders telah menjadi koki handal.

Dia bekerja di sawah saat baru berusia sepuluh tahun dengan upah dua dolar setiap bulan.

Sanders bahkan sempat bekerja sebagai kuli dan tukang parkir.

Saat menjadi kuli tersebut, Sanders bahkan hanya menerima upah tak lebih dari 16 sen.

Ia juga pernah bekerja sebagai tukang parkir. Di tahun 1906, ia kemudian masuk tentara dan dikirim ke Kuba.

Setelah itu ia kemudian pensiun dari angkatan darat.

Namun hidup hanya dengan uang pensiunannya sebagai angkatan darat tidaklah cukup.

Sanders kemudian bergabung menjadi tim pemadam kebakaran kereta api.

Pada saat itu ia juga belajar tentang hukum hingga akhirnya bisa mendapat ijazah di bidang hukum.

Sanders sebenarnya sempat menangani beberapa kasus hukum, tapi ia merasa hasil yang ia dapat jauh dari kata standart sehingga ia pun berhenti dari pekerjaan itu.

Sanders kemudian membuka stand untuk servis mobil pada tahun 1929 di Corbin, Kentucky.

Suatu hari ada yang mengatakan padanya bahwa di kota yang ia tinggali tidak ada rumah makan yang bagus.

Sanders pun mendapat ide untuk membuka sebuah rumah makan.

Tidak satu pun orang yang tahu kalau komentar pedagang asongan tersebut akan menjadi satu titik dalam kehidupan Harland Sanders yang kemudian akan mengubah nasibnya.

Rumah makan tersebut melahirkan sebuah gebrakan dalam menyajikan menu makanan tercepat.

Harland Sanders memulai dari sebuah ruangan kecil, yaitu sebuah gudang di belakang stand pelayanan mobilnya.

Harland Sanders telah mengubahnya menjadi sebuah rumah makan kecil yang menjual ayam goreng dan sayur segar.

Rumah makan Harland Sanders begitu terkenal.

Rumah makan miliknya terus berkembang dan menjadi sangat terkenal.

Pada tahun 1939, Harland Sanders menemukan cara jitu untuk menggoreng ayam.

Cara tersebut sangat baik sebab tanpa menghilangkan rasa dan bau serta tidak menggunakan minyak.

Setiap tahun, Harland Sanders selalu melakukan percobaan untuk ayam gorengnya hingga akhirnya ia menemukan resep spesial ayam goreng yang terdiri dari rempah – rempah dan bumbu – bumbu yang dikenal dengan ‘Sebelas bumbu rahasia KFC.

Namun perjuangannya ternyata belum berakhir.

Selang beberapa tahun, tata letak kota Kentucky mengalami perubahan, sehingga rumah makannya tidak lagi strategis dan menarik pengunjung.

Inilah yang menjadi sebab kenapa dia terpaksa menjualnya melalui pelelangan terbuka dengan harga tujuh puluh lima ribu dolar.

Jumlah ini belum cukup untuk membayar hutang – hutangnya.

Meski dengan kondisi jiwa yang remuk dan serba kekurangan, akan tetapi Harland Sanders tidak menyerah.

Ia mencoba untuk menjual resep ayamnya ke berbagai restoran.

Harland Sanders turun ke pasar – pasar untuk mempromosikan ide penjualan ayam KFC-nya, meski sudah tua dan terserang penyakit rematik.

Harland Sanders terkadang tidur di dalam mobil demi mencukupi pembayaran hotelnya.

Selama dua tahun berkeliling, Harland Sanders hanya dapat memuaskan lima rumah makan saja.

Resep ayam yang ia tawarkan lebih banyak di tolak dan ditertawakan.

Selama 2 tahun berkeliling, ia telah ditolak lebih dari 1000 restoran.

Tanpa kenal menyerah dan yakin akan berhasil, ia terus berusaha.

Hingga ketika usia kolonel Harland Sanders menginjak usia tujuh puluh tahun, jumlah rumah makan yang menjadi bagian dari franchise KFC-nya mencapai dua ratus tempat, di USA dan Kanada.

Pada tahun 1963, jumlah rumah makan yang berada di bawah franchise KFC-nya mencapai enam ratus tempat.

Karena ia tak bisa memikulnya sendiri, Sanders pun menjual bisnis tersebut kepada Jhon Brown Junior dan seorang milyuner Jack Mass seharga satu juta dolar.

Selain itu, darinya Sanders juga mendapat gaji setiap bulan seumur hidup sebesar 75 ribu Dollar atau sekitar 750 juta Rupiah.

Kolonel Sanders memang harus menempuh jalan yang panjang sebelum akhirnya sukses di usia senja, tapi tak ada kata terlambat untuk sebuah keberhasilan bukan? (*)

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY